Kado Lebaran Umroh Bersama Abu Tours Untuk Bapak Ibu Tersayang

Ramadhan Penuh Berkah Bersama Abutours & Travel

Aku sering mendengar jika seseorang sudah pernah mengunjungi tanah suci pasti akan selalu rindu untuk kembali. kerinduan itu juga dirasakan oleh Ibu. Kemarin saat aku pulang ke rumah, ibu langsung memamerkan foto – fotonya saat liburan ke sebuah objek wisata replika kota Mekah dan Madinah di Semarang bersama kelompok pengajian tasfsir. Ibu menceritakan bagaimana replika yang disuguhkan di sana benar – benar mirip dengan aslinya dan itu membuat beliau teringat kembali dengan suasana haji satu tahun yang lalu. Dari sorot matanya aku bisa melihat kerinduan yang begitu dalam akan tanah suci. Di akhir cerita ibu bilang kalau ingin sekali kembali ke sana lagi. Aku yang saat itu sangat antusias mendengarkan cerita ibu, langsung menyarankan ibu untuk ibadah umroh.

Ibu dengan lirih merespon saranku, “iya pasti kalau ada rejeki ibu ingin umroh bersama bapakmu. Pasti sangat membahagiakan bisa beribadah bersama bapak di tanah suci.”

ibu jalan

Doc. Pribadi

Deg. Aku hanya bisa terdiam dan pikiranku langsung bergegas menembus ruang dan waktu mengingat memori satu tahun yang lalu. Bulan Agustus tahun 2016, impian ibu untuk pergi haji akhirnya terwujud setelah melalui penantian panjang selama hampir enam tahun. Penuh dengan keharuan ibu mengumumkan berita ini kepada keluargaku. Aku ikut senang dan terharu, tetapi sebenarnya ada kesedihan di antaranya. Bagaimana tidak, ibu tidak bisa berangkat haji bersama bapak. Aku pun beranya – tanya mengapa bapak tidak berangkat juga padahal orang tuaku daftar haji bersama. Aku dan ibu bolak – balik mencari jawaban ke kemenag. Tapi, usaha kami tidak berbuah manis. Kami sudah mengusahakan yang terbaik, tapi apalah daya manusia hanya bisa berusaha Allah SWT yang menentukan. Sejak saat itu aku melihat semangat bapak untuk beribadah haji mulai padam seketika. Bapak pun juga sudah mengikhlaskan semuanya dan meridhoi Ibu untuk berangkat haji.

ibu haji

Doc. Pribadi

Sedih pasti melepaskan kepergian ibu ke tanah suci seorang diri di saat mayoritas teman serombongan beliau bisa haji bersama dengan pasangan. Tetapi, hal itu tidak menghentikan langkah ibu untuk terbang ke Baitullah. Jujur saja aku benar – benar khawatir saat itu. Campur aduk perasaanku antara bahagia dan sedih. Pada saat ibu berpidato di acara pamitan haji, rasanya aku ingin menangis saat itu juga. Apalagi saat mendengar ibu menitipkan keluarga kecilnya kepada saudara – saudaraku, rasanya aku ingin sekali menutup telinga dan pergi. Tapi, aku berusaha keras untuk membendung air mataku agar tidak tumpah begitu saja. Dalam hati aku menguatkan diri bahwa ibu akan baik – baik saja dan Allah SWT akan selalu melindungi beliau di sana. Alhamdulillah ibadah haji ibu berjalan dengan lancar. Walaupun bapak tidak mendampingi ibu, tapi ada teman serombongan ibu yang selalu menjaga beliau. Dan untuk mengurangi rasa khawatir kami di sini, ibu selalu mengirimkan foto – foto saat beliau di tanah suci dan ibu juga beberapa kali telfon kami sambil melepas rindu.

***

Beberapa hari setelah ibu curhat tentang kerinduannya kepada Masjidil Haram, bapak juga curhat kalau beliau ingin sekali ke sana. Saat itu aku dan bapak sedang menantikan buka puasa sambil nonton tausiah di TV. Pada waktu jeda iklan, kami melihat sebuah iklan dari salah satu travel umroh yaitu Abutours.

Entah mengapa bapak tiba – tiba ingin beribadah umroh. Mungkin saja beliau ingin mengobatik rasa kecewa karena tahun lalu tidak bisa ke tanah suci bersama ibu. Menurutku beliau ingin mewujudkan impian ke kota suci berdua bersama ibu dengan paket umroh. Mendengar keinginan tersebut aku sangat bahagia. Berita ini sungguh menjadi berkah ramadhan bagiku karena bapak akhirnya memiliki semangat kembali untuk pergi ke tanah suci setelah tahun lalu belau gagal terbang ke sana bersama ibu. Aku langsung mendukung penuh keinginan bapak apalagi aku juga tahu kalau ibu pun juga menginginkan hal yang sama.

Obrolan kami pun berubah menjadi seputar ibadah umroh. Aku menjelaskan kepada bapak kalau sekarang ini travel haji dan umroh sudah banyak dan salah satunya adalah Abutours yang baru saja kami lihat iklannya di TV. Sambil membuka instagram abutours, aku menunjukkan kepada bapak bahwa mendaftar ibadah umroh bisa kapan saja dan waktu keberangkatannya pun tinggal memilih paket yang telah disediakan oleh agen. Biasanya paket umroh yang paling ramai dan banyak diminati adalah paket ibadah umroh ramadhan karena momen ramadhan yang datangnya hanya setahun sekali saja. Biaya umroh pun juga relatif lebih murah dibandingkan ibadah haji. Apalagi agen travel umroh juga menyediakan paket umroh murah, tapi berangkatnya tahun depan.

Bapak mendengarkan penjelasanku dengan penuh seksama. Beliau juga mantap ingin ibadah umroh saja, mengingat ibadah haji sekarang harus menunggu puluhan tahun dan kemungkinan besar bapak akan berangka sendiri tanpa ibu. Ya Allah SWT ingin sekali rasanya aku mempersembahkan dua tiket ibadah umroh kepada bapak dan ibu tersayang. Aku sangat berharap Engkau memberikanku rejeki untuk mewujudkan impian beliau. Amiiiin. Semoga Engkau meridhoi keinginanku karena sungguh aku melihat betapa merindunya ibu dan betapa inginnya bapak menginjakkan kaki di Baitullah.

Tulisan ini saya ikut sertakan untuk Blog Contest Ramadhan  Bersama Abutours & Travel.

ABUTOURS LOGO

#LebihDariSekedarNikmatnyaIbadah #SemuaBisaUmroh

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s