Di Bulan Suci Ramadhan ini Kami Persembahkan Kado Untukmu Adik – Adikku Sayang

Diary Ramadhan Penuh Berkah Bersama Abutours & Travel

Ramadhan tahun ini tidak seperti tahun – tahun sebelumnya. Biasanya aku menghabiskan bulan ramadhan satu bulan penuh bersama ibu dan bapak di rumah tercinta, tapi tidak untuk ramadhan tahun ini. Hampir tiga minggu aku menjalankan ibadah puasa di tanah perantauan – Yogyakarta – karena aku harus menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS). Di kota ini untuk pertama kalinya aku menikmati bulan suci ramadhan tanpa orang tua dan jauh dari kampung halaman. Rasanya seperti ada sesuatu yang hilang, tapi bagaimana pun aku harus ikhlas menjalaninya.

Awalnya aku mengira bahwa puasa tanpa keluarga tercinta akan terasa hambar dan kurang nikmat, tapi untunglah aku memiliki banyak keluarga baru di sini yang membuat ramadhanku lebih ceria. Salah satunya adalah keluarga relawan pengajar pondok yatim dan dhuafa Qurrota’ayyun. Tidak hanya bersaudara dengan para relawan, aku pun juga merasa memiliki puluhan adik sekaligus yaitu para santri di pondok ini. Aku ingat betul saat pertama kali bergabung di keluarga ini. Aku dan teman – teman relawan dipertemukan di aula pondok dan disambut hangat oleh Abi dan Umi sebagai pengurus pondok pada awal tahun 2017.

Abi menceritakan kondisi adik – adik di pondok ini. Mereka adalah anak – anak yang lahir dari keluarga dengan perekonomian yang memprihatinkan yang tinggal di perkampungan kecil jauh dari Yogyakarta. Orang tua mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan pendidikan mereka, sehingga mereka terancam putus sekolah. Selain itu, sebagaian adik – adik sudah menjadi anak yatim sejak kecil. Beruntunglah Abi, dan teman – teman beliau menemukan mereka dan membawa mereka ke Yogyakarta untuk tinggal dan bersekolah gratis di Kota Pelajar ini. Total ada 30 santri yang tinggal di pondok ini baik perempuan dan laki – laki. Mereka terdiri dari anak SD – kuliah hidup bersama dengan fasilitas pondok yang apa adanya tanpa orang tua yang menemani.

pondok

doc. pribadi

Di akhir pertemuan Abi berpesan kepada kami agar sabar dalam membimbing adik – adik, anggaplah mereka sebagai saudara sendiri dan kalau bisa ajaklah mereka bermain. Kami berusaha menjalankan pesan Abi. Setiap sore hari kami menemani mereka belajar di Aula pondok. Senang rasanya mereka menerima kehadiran kami dengan hangat dan mereka cepat sekali dekat dengan kami. Terkadang di sela – sela belajar mereka tiba – tiba curhat masalah di sekolah, seringkali mereka usil, mereka pinjam HP kami hanya untuk selfie bahkan saat jam pulang kami ditahan agar tidak pulang. Kedekatan inilah yang membuat kami sesekali mengajak mereka bermain. Relawan laki – laki patungan menyewa tempat futsal dan mengajak santri putra bertanding. Sedangkan yang perempuan kadang membuat puding di pondok.

foto

doc. pribadi

Keakraban ini bertahan hingga ramadhan tiba. Kami sangat bahagia bisa terus mendampingi mereka belajar dan bermain sambil menimati indahnya bulan puasa. Bagiku menjalankan puasa di tanah perantuan bersama mereka adalah berkah ramadhan yang patut aku syukuri karena dari adik – adikku inilah aku banyak belajar banyak hal tentang bagaimana bersyukur dengan apa yang kita miliki, tetap ceria walau hidup jauh dari orang tua dengan kondisi apa yang ada dan mereka yang mengajariku untuk terus berjuang meraih mimpi. Perasaan ini ternyata tidak hanya aku rasakan, tetapi sebagian besar relawan pun juga merasakan hal yang sama. Untuk itulah di bulan ramadhan ini kami berinisiatif membuat sebuah acara berbagi kebahagian bersama mereka.

Seperti sebuah acara pada umumnya, kami melakukan beberapa kali rapat di aula pondok beserta dengan Abi dan Umi untuk mematangkan acara. Tema acara ini adalah berbagi dan menginspirasi. Kami mengajak dua volunteer lain yang menginspirasi untuk berbagi cerita hebat mereka kepada adik – adik. Selain itu, kami juga membuka donasi pakaian pantas pakai yang akan kami sumbangkan untuk mereka dan kami memberikan hadian alat tulis kepada mereka. Harapan kami dari acara ini supaya mereka termotivasi untuk lebih giat belajar dan terinspirasi oleh cerita sukses dari kakak volunteer dalam mewujudkan impian.

rapat

doc. pribadi

Acara sesungguhnya berlangsung pada minggu kedua bulan puasa, tepatnya hari Sabtu di aula pondok. Sungguh luar biasa antusias mereka mengikuti rangkaian acara yang sudah kami susun. Di awali dengan sambutan dari Abi, kemudian sesi cerita perjalanan dua orang volunteer dalam menggapai impian mereka untuk menginspirasi adik – adik. Setelah itu para santri dan semua relawan menuliskan impian besar kami di pohon impian yang sudah kami sediakan. Acara terakhir adalah pembagian hadiah dari kami untuk  para santri yang sudah kami anggap sebagai adik sendiri. Hadiah yang kami bungkus kertas kado mereka terima dengan riang gembira. Sungguh bahagianya hari itu, melihat senyum mereka yang sangat manis dan ucapan terima kasih yang begitu tulus semakin membuat kami bersyukur menjadi bagian dari pondok ini. Tak lupa sebelum pulang kami foto bersama.

doc. pribadi

Berkah ramadhan memang berlipat, bukan hanya adik saja yang mendapatkan hadiah. Kami pjuga mendapatkan oleh – oleh gantungan kunci dari seorang teman yang baru saja pulang dari ibadah umroh. Kami ikut bahagia menyambut kedatangannya kembali. Jujur saja aku penasaran mengapa akhir – akhir ini banyak temanku yang bisa umroh sambil mengisi liburan. Akhirnya aku tanya saja ke mbak Vika. Dia menjelaskan kalau biaya umroh lebih murah dari pada haji. Kita daftar umroh dan bisa berangkat kapan saja sesuai jadwal yang telah disediakan oleh travel umroh. Dia dan keluarga mengambil paket umroh ramadhan.

Sekarang ini sudah banyak travel Haji Umroh, salah satu yang iklannya sering muncul di TV adalah Abutours. Memang benar sih aku sering melihat iklan ini di TV.

Benar saja, pulang ke kos aku coba cari tahu sebenarnya berapa sih biaya umroh. Ternyata di abu tours menyediakan banyak paket umroh yang bisa aku pilih dengan harga dan tanggal keberangkatan yang bervariasi.

Abutours 

Bismillahirrohmanirrohim, semoga tahun depat bisa umroh bersama keluarga tercinta. Amiiiin.

Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Contest Ramadhan Bersama Abutours & Travel

#LebihDariSekedarNikmatnyaIbadah #SemuaBisaUmroh

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s